Posts filed under 'nikah'
7 Cepat Tepat Dapat Jodoh
For Akhwat
- Doa n Niat dulu, krn ibadah pd Allah, cari ridhoNYA dan takut padaNYA
- Usaha Baca Buku2 lalu Minta Nasehat/pendapat Ustadzah ttg buku tsb
- Jangan Mengharapkan Laki yang Ideal Seperti Pangeran di Film/Novel/Cerpen (Imposible ada)
- Ikhtiar maksimal menCari Info Ttg Cowok.Ikhwan Selngkapnya via Ust, temannya aw saudara aw tetanggganya
- Bila sdh dapat info, Siap Menerima Kekuranngan2nya
- Siap Menerima Resiko ditipu cowok/ikhwan yg pandai akting/menutupi kekurangannya
- Tawakkal
Untuk IKhwan Sama tinggal diganti jenis kelaminnya
Add comment January 23, 2008
Jangan Nikah Dg wanita Cantik
dewasa ini Wanita cantik cendrung sombong, cendrung ujub akan kecantikannya sendiri, sibuk dengan kegiatan yg tak perlu, cendrung memanfaatkan bahkan mempermainkan lelaki2 yg menyukainya.
Dan juga jangan nikahi wanita tak cantik dan gak mengamalkan agama islam. jadi nikahilah yang mengamalkan islam, cantik or tidak, itu sih selera masing2
Add comment December 25, 2007
Lajang Tenang, Nikah Resah
Secuil HIburan Buat yang belum nikah: yang kadang2 iri melihat pasangan suami istri jalan bareng , ditambah bareng anak2 yang lucu. Orang Luar yang melihatnya mungkin mengira mereka bahagia dan hatinya tenang. Kenyataaannya belum tentu, mungkin tak sedikit pria wanita yang sdh nikah justru resah, gelisah, Iman Melemah.
Penyebab resah setelah menikah mungkin ada sejuta satu (1.000.001) macam. ada soal anak, soal istri, soal suami, soal ekonomi, soal kesehatan , pendidikan. ipoleksusbudhankam juga kali
bersambung kali..
Add comment December 23, 2007
FAKTA Nikah Pendongkrak Rejeki dan Kaya*
waktu masih bujang,
- aku kerja naik angkot dan kereta,
- komputerku pentium I second
setelah menikah
bisa naik motor baru,
padahal aku cuma guru komputer honor (kalau pake matematika manusia gak mungkin deh)
kalau aku menikah lagi, yakin Insya Allah:
- mungkin aku bisa naik mobil baru,
- dan komputerku munking Laptop 20 juta-nya DPR
*Note: Tidak Berlaku Untuk Yang:
- Nikah MBA (Menikah Bunting duluAn),
- Nikah Paksa, Nikah Pake Dukun/Pelet,
- Nikah Untuk Menyakiti atau Dendam.
- dll Nikah dg tujuan yg tidak diridhoi Allah
2 comments April 23, 2007
Enak Aje berzina, bertobat lalu menikah bertanggung jawab?
Pak ustad..Semudah itukah berzina, menghamili perempuan, lelakinya dipenjara, , bertobat lalu menikah bertanggung jawab?
Dai yang terkenal bermula dengan dakwah spesialis bertema “fadillah sedekah” terkesan rela menyenangkan selera produser dan konsumen TV. Dengan memerankan seorang ustad menjadi komentator sebuah sinetron yang di depan murid-muridnya: bercerita tentang:
Seorang lelaki berzina dengan Perempuan sampai hamil. Sang lelaki akhirnya bertobat setelah menjalani hukuman penjara. Sedangkan si Perempuan menjadi stres/gila, tidak mau bicara sampai melahirkan anak zina-nya. Ending ceritanya. Si lelaki tetap dibenci dan akan diusir dari kampungnya walaupun sudah bertobat.
Sang ustad Aktor (yang bermain dalam sinetron) datang melerai mencegah pengusiran si lelaki yang bertobat. Lalu Si Perempuan datang membela si lelaki dan menyatakan ingin dinikahi demi si anak.
Si Perempuan tampak sehat kembali karena lelaki tersebut menyatakan mau “bertanggung jawab” menikahi Perempuan tersebut. Sang Ustad aktor tampak bersyukur melihat adegan tersebut.
Mengapa sang Ustad aktor membiarkan adegan tersebut, setelah sinetron selesai, ada kesan pak ustad komentator membenarkan sang ustad aktor,
lalu kenapa sang ustad Komentator tidak memberi komentar mensyiarkan ayat-ayat tentang zina? Apakah dilarang Produser TV atau mau menyenangkan penonton?
Semudah itukah berzina, menghamili perempuan sampai stres, lelaki dipenjara, bertobat lalu menikah bertanggung jawab?
Solusinya: Pak Ustad komentator menjelaskan: “Pezina Lelaki dan perempuan itu harus dicambuk 100x, bukan Cuma dengan bertanggung jawab. Harusnya pezina mendapat hukuman Sesuai ayat-ayat tentang Zina di AlQuran. Sayang hukum tersebut belum berlaku di indonesia”
Biasanya, kebanyakan penonton takut mendengar ayat-ayat tentang Zina yang berisi hukuman cambuk 100x bagi gadis dan bagi yg sudah pernah menikah mendapat hukuman rajam dilempari batu sampai mati”
Apakah dai yang demikian yang ingin kita dengarkan nasehat-nasehatnya? dai yang Berceramah dengan memilih milih ayat yang disukai penontonnya? Menyembunyikan ayat yang tertentu atau memang sang Dai/Ustad tersebut belum tahu? Rasanya tidak mungkin, kalau belum tahu.
Sadar atau tidak sebagian dari kita sudah “menyembah” dan ”patuh” pada tuhan –tuhan baru yaitu TV dan selera konsumen.
Ternyata Menjadi Dai-dai yang terkenal sangatlah mudah di mata penonton TV, cukup bermodalkan:
-
Bisa melucu/menghibur penonton dg lawak dan lagu,
-
Wajah ganteng, lebih utama
-
Pakai baju muslim,
-
Tidak perlu banyak tahu atau hapal ayat dan hadits.
-
Yang penting patuh pada aturan TV dan selera penonton/konsumen
Astaghfirullah…Naudzubillahi mindzalik… Wallahu alam
Add comment April 3, 2007


