Archive for January, 2008

3 Berencana Menjadi Kaya

Di dunia nyata, orang-orang tidak begitu saja menjadi kaya dan tetap kaya.. Mereka yang temukan uang melalui warisan, hasil kemenangan undian, atau selebrity kelas-dunia, sering hilangkan kekayaan mereka sebab mereka tidak bisa mengatur uang itu.

Jika anda ingin menjadi kaya seperti itu, anda memerlukan suatu rencana. Suatu rencana yang padat. tahan uji, kuat berjuang keras, dan mungkin cukup berhasil kaya dalam 10 tahun.

kecuali jika kamu telah kaya, kamu harus memerlukan banyak waktu, usaha, dan sebanyak uang seperti kamu bisa memberi pekerjaan untuk anda. Sebagai suatu investor, anda memerlukan tiga bagian yang padat di rencana mu untuk membangun kekayaan:

  • ” Menabur benih modal untuk dimulai.

  • ” Usaha untuk membuat berbagai target tercapai.

  • ” Waktu. Untuk menjadikan mimpi jadi kenyataan.

Kerjakan hal di atas secara simultan, dan kamu akan sungguh menuju ke sukses kaya.

Temukan Modal tunai

The yang pertama adalah untuk uang cukup untuk dimulai. menemukan benih uang tunai, boleh jadi bagian yang paling keras bagian dari menjadi kaya..

Hidup pasti mempunyai suatu cara dari menghalangi jalan dari semua rencana yang diletakkan-terbaik [kita/kami]. Mungkin jauh lebih baik mencoba menyisihkan sebagian pendapatan tiap-tiap mendapat gaji atau income.

Anda tidak pernah luput/kehilangan apa yang kamu tidak pernah direalisir anda mempunyai. Jika anda mengarahkan sebagian dari upah mu [bagi/kepada] suatu apapun atau rekening tabungan di bank selain dari utama, mu, rekening koran bank ATM-linked, kamu akan mempunyai suatu lebih baik [tidak/jangan] menembak dari membelanjakan itu. Jika anda tentu saja/sungguh tidak bisa tunai apapun hari ini start, [hanya;baru saja] membuat ia/nya suatu menunjuk kulit [adalah] suatu gumpal yang besar tentang segala menaikkan anda mendapat/kan. Sekali ketika anda menyimpulkan punuk/gundukan awal dari menjadi dimulai,, kamu akan dengan pasti gembira anda lakukan.

Menyebar dengan baik

Bila kamu sudah berhasil menyisihkan tunai, anda selamat. Kamu sudah mendapat masa lampau rintangan yang paling besar.

Langkah yang berikutnya adalah lebih sederhana — –

ditranslate oleh Mr Anas Ayahara dari
http://www.fool.com/investing/value/2007/01/10/plan-to-get-rich.aspx

Add comment January 31, 2008

Masalah Hidup Makin Bertumpuk-Tumpuk

daripada punya masalah hidup yang bertumpuk2 tidak selesai-selesai bertahun-tahun, kalau nggak kuat iman bisa depressi, psiko somatis, gatal2 sakit perut tanpa bisa dideteksi dokter. lebih baik hilang masalah lama berganti masalah baru,

contoh A: si bujang bermasalah ingin nikah, setelah nikah, masalah bujangan selesai, maka berganti dengan masalah rumah tangga

contoh B: suami punya masalah istri mandul, lalu istrinya rela menikahkan istri kedua yg subur dan melahirkan anak sehat.
akibatnya
masalah ingin punya anak selesai,
berganti dg masalah baru muncul yaitu repotnya harus berbuat adil

kalau nggak mau repot, ya susah ..
repot adalah bagian hidup manusia

Add comment January 28, 2008

Menyelesaikan/Menyesuaikan Masalah

Kalau kebanjiran sebagai masalah, apakah kita menyelesaikan masalah dengan mencari penyebabnya dan menutup kebocoran.

Atau kita MENYESUAIKAN: hanya naik ke atas kursi atau naik ke atap, tanpa bertindak penyelesaian masalah

Add comment January 27, 2008

Teknik Taaruf Pra nikah Islami

Banyak yang ngaku-ngaku taaruf pranikah (berkenalan) tanpa pacaran, tapi kadang masih bertindak seperti orang pacaran:

  • sms-an pakai kata2 mesra
  • ……
  • ….

Taaruf yang artinya (berkenalan)

Jadi Teknik Taaruf Pra nikah Yang Islami itu yang bagaimana?

Bisa jadi Polling, Pilihlah Nomornya

  1. apakah taaruf cuma mengandalkan mediator mak/pak comblang?
  2. Ketemuan Berduaan di suatu tempat ramai?
  3. Ketemuan Bertigaan/lebih di suatu tempat?
  4. Telpon2AN aja?
  5. SMS an saja?
  6. MMS (Miskol – Miskol Saja)?
  7. tidak tahu/ragu2

Add comment January 27, 2008

Menyelesaikan/Menyesuaikan Masalah

Kalau kebanjiran sebagai masalah, apakah kita menyelesaikan masalah dengan mencari penyebabnya dan menutup kebocoran.

Atau kita MENYESUAIKAN: hanya naik ke atas kursi atau naik ke atap, tanpa bertindak penyelesaian masalah

Add comment January 27, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 comment January 26, 2008

KHOTIB PENENTANG NABI

IRONIS: Khotib2 Yang berkhutbah terlalu puitis banyak menggunakan gaya bahasa pengulangan (repetisi) sehingga MEMBOROSKAN WAKTU dan menjadikan KHUTBAHNYA SEBAGAI OBAT TIDUR yang mujarab.

Mereka sengaja aw tanpa sengaja sudah menjadi PENENTANG NABINYA SENDIRI, sungguh ironis. dibawah ini PESAN NABI YANG DILANGGAR

“Sesungguhnya lamanya shalat seseorang dan pendek khutbahnya adalah pertanda bahwa dia memahami agamanya. Karena itu panjangkanlah shalat dan pendekkanlah khutbah”. (Riwayat Muslim).
artikel terkait:
http://jonru.multiply.com/ 
http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=SuratPembaca&id=37647

 

Add comment January 25, 2008

7 Cepat Tepat Dapat Jodoh

For Akhwat

  1. Doa n Niat dulu, krn ibadah pd Allah, cari ridhoNYA dan takut padaNYA
  2. Usaha Baca Buku2 lalu Minta Nasehat/pendapat Ustadzah ttg buku tsb
  3. Jangan Mengharapkan Laki yang Ideal Seperti Pangeran di Film/Novel/Cerpen (Imposible ada)
  4. Ikhtiar maksimal menCari Info Ttg Cowok.Ikhwan Selngkapnya via Ust, temannya aw saudara aw tetanggganya
  5. Bila sdh dapat info, Siap Menerima Kekuranngan2nya
  6. Siap Menerima Resiko ditipu cowok/ikhwan yg pandai akting/menutupi kekurangannya
  7. Tawakkal

Untuk IKhwan Sama tinggal diganti jenis kelaminnya

 

Add comment January 23, 2008

Pijakan Orang Sukses 1

  • Pusatkan perhatianmu pada satu bidang pekerjaan
  • Mulailah yang paling penting
  • jangan memecah perhatian karena akan membuatmu bingung dan lemah
  • Keteraturan adalah jalan kesuksesan
  • Ibnu Taimiyyah menulis 4 buku tipis dalam sehari

nasehat penulis La Tahzan untuk diriku

Add comment January 23, 2008

Pull system untuk diri

dari sepia.blogsome.com

Akan menyenangkan kalau perusahaan (kantor kita) menerapkan konsep ini. Keteraturan akan terjaga yang selanjutnya menjadikan suasana kerja kantor menjadi sehat bagi karyawan. Sayangnya kondisi ideal ini jarang terjadi. maka mari kita lihat bagaimana konsep ini bisa kita jalankan buat kita sendiri.

Ada dua hal menarik dari konsep ‘pull sistem’ ini yang bisa kita terapkan untuk diri sendiri (syukur-syukur kantor Anda bekerja juga setuju untuk menerapkan konsep ini), yaitu :

  1. bekerja dengan mengambil dari ‘rak tugas’ (bayangkan seperti kita mengambil dari rak supermarket)
  2. bekerja dengan suatu kapasitas maksimum yang jelas (jumlah slot pada rak terbatas)

Mengambil dari rak tugas

Kita bekerja mengikuti permintaan pelanggan, bukan dengan cara disodori tugas tapi dengan mengambil tugas dari ‘rak’ yang tersedia. Walau tampak sederhana, konsep ini sangat penting. Kita menentukan sendiri kecepatan kerja kita.

Dalam sistem Kanban di Toyota, pekerja mengambil komponen dari rak tersedia (misalnya hanya 2 barang), kemudian menggantinya dengan kartu permintaan. Kartu ini kemudian dikirim ke bagian logistik (gudang) yang kemudian akan mengirimkan 2 barang pengganti. Kira-kira begitulah penyederhanaannya.

Mari kita membuat rak-rak tugas kita. Definisikan dulu peran-peran Anda (seperti saran dalam Seven Habits nya Covey), misalnya sebagai ayah, suami, anak (kepada orang tua Anda), tetangga, karyawan, bos, diri sendiri, dan hamba Tuhan. Untuk setiap peran, tuliskan tugas atau target yang ingin dilakukan (misalnya sebagai anak akan menelpon orang tua di akhir minggu, sebagai ayah akan mengajak anak main sepeda, sebagai karyawaan akan membuat materi presentasi, dll). Dari daftar tugas-tugas itu (jangan ngeri bila banyak dan menumpuk, kita akan atasi satu per satu), kita ambil mulai dari yang terpenting untuk ditaruh pada jadwal mingguan (misalnya menelpon hari minggu pagi, bersepeda sabtu sore, membuat presentasi kamis malam, dll). Dengan menuliskan berbagai tugas itu saja sudah banyak meringankan beban pikiran. Nah, setelah mengambil dari ‘rak tugas’ (berarti Anda yang memilih) dan kemudian menyediakan slot waktu pengerjaannya dengan jelas, maka hati menjadi lebih ringan. Minggu depan kita ambil tugas yang lain lagi dari rak tugas kita.

Bekerja dengan kapasitas maksimum

Apa yang membatasi kita? Perhatian kita! Sering orang salah mengatakan yang membatasi adalah waktu kita, padahal banyak sekali waktu telah disediakan namun karena perhatian (atensi) minimum maka hasilnya buruk. Kapasitas kita selaras dengan kemampuan atensi kita.

Ketika Anda menjadwalkan tugas, sebenarnya Anda menjadwalkan atensi. Kita perlu tegas untuk membatasi kapasitas maksimum dari atensi kita, tentunya agar hidup kita menjadi sejahtera. Kita perlu memberi atensi kepada pasangan kita, kuliah kita, ibadah kita, pekerjaan kita, dan lainnya. Banyak selebritis yang sukses namun merasa kesepian karena gagal memberikan atensi untuk orang-orang yang dicintainya. Hidupnya habis hanya untuk pekerjaan. Seperti Toyota, kita perlu tegas menyatakan, “Stop, kapasitas saya hanya sampai segini”. Tentu saja tidak mudah bagi kita yang karyawan untuk mengatakan tidak kepada Bos. Cara mengatakannya bisa dengan menunjukkan berbagai tugas yang telah diberikan oleh Bos, lalu minta beliau memilihkan mana yang terpenting untuk diselesaikan lebih dahulu. Bila kita sering lembur, menunjukkan bahwa hidup kita tidak sehat. Bila banyak karyawan sering lembur, juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak sehat (bertolak belakang dari anggapan bahwa banyak lembur pasti sedang banyak proyek, pasti sedang sukses. Makin banyak lembur artinya makin tidak sukses dalam cara pandang Toyota).

Strategi jadwal mingguan yang disarankan Covey mempunyai keunggulan fleksibilitas manajemen atensi. Kalau satu kegiatan luput dilakukan pada hari Senin, maka mungkin ada kegiatan hari Rabu yang ditukarkan ke Senin, sedangkan yang luput tadi digeser ke Rabu. Mungkin suatu tujuan dikombinasikan, misalnya saya biasa menulis artikel di ponsel saya bila sedang antri di bank (menunggu antrian bernilai rendah, bisa kita isi dengan yang lebih bernilai, tentu saja perlu kita siapkan ‘enabler’ untuk itu), atau misalnya mendengarkan audio book dalam perjalanan dari rumah ke kantor. Juga termasuk jadwal meliburkan diri! (Seharian di rumah bersantai dan tidur saja.) Sejujurnya dengan jadwal mingguan saya merasa menjadi lebih produktif.

Saya berusaha menerapkan konsep ‘pull system’ ini walaupun tentu tidak mulus. Saya kira dengan hidup lebih terencana (bikin daftar tugas dari berbagai peran, lalu agendakan secara mingguan) hidup kita akan menjadi lebih sehat. Kita ini bukan sekedar makhluk ekonomi yang hidupnya hanya buat kerja, kan?

Menarik :

Add comment January 22, 2008

Previous Posts


Top Posts

Recent Posts

Top Clicks

Recent Comments

anasayahara on About
Mr WordPress on Hello world!
Lintasberita on Pemantapan Ruh Anak Sukse…
deldaenk on
deldaenk on Tuhan di Film Jacky Chen

 

January 2008
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blogroll

Blog Stats

Pages

Archives

Meta

Category Cloud

Cerita Tapi Nyata Dakwah Design Grafis Ghaib Hiburan Remeh Tapi Penting Ilmu Menulis Jilbab dan Wanita Lain2 Komputer Lain2 Peristiwa Motivasi Jadi Kaya Multimedia nikah Pacaran Peristiwa Perpus RumahCahaya Potret Dunia Nyata Sehat Islami Sex Islami Tauhid Uncategorized Word

Spam Blocked

Tags

Flickr Photos

Feliz Natal

356/365 December 22, 2009

Merry Christmas :o)

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.